Menjelajah Desa Sukarara sebagai Desa Wisata di Lombok

Lombok, sebagai satu pusat wisata yang ada di Indonesia, ternyata tidak hanya menawarkan pantainya yang bertajuk nuansa alam yang masih alami. Namun, juga menawarkan keramah – tamahan Suku Sasak yang merupakan penduduk asli Pulau Lombok. Anda dapat mengunjungi beberapa desa wisata yang ada di Lombok, seperti Desa Sade, Desa Sukarara serta Desa Banyumulek, yang merupakan Tiga desa wisata yang ada di Lombok.

Namun artikel kali ini akan membahas tentang Desa Sukarara, yang terkenal akan tradisi menenun yang dihadirkan oleh penduduk sekitar. Desa Sukarara terletak tidak jauh dari kedua desa wisata lainnya, sehingga kerap dijadikan sebagai paket perjalanan wisata yang dapat Anda pilih pada layanan travel kami. Mengunjungi desa ini merupakan pilihan yang tepat bagi Anda yang suka bertravelling, namun tak ingin hanya membawa oleh – oleh berupa barang saja namun juga membutuhkan ilmu yang bermanfaat.

Desa Sukarara Penghasil Kain Tenun Lombok

Wisata desa Sukarara Lombok

Wisata desa Sukarara Lombok

Desa Sukarara sudah erat dengan tradisi wanita yang diharuskan belajar menenun sejak masih kecil, sehingga mayoritas wanita disini bermata pencaharian sebagai penenun. Namun, produk lokal buatan warga Desa Sukarara Lombok ini ternyata sudah menempuh berbagai negara di dunia, karena kepopuleran tenun Lombok nya yang unik. Berbagai jenis tenunan sutera dapat Anda temukan disini, baik sutera emas maupun perak sekalipun, yang menandakan kemewahan dalam tenunan tersebut. Namun, jangan khawatir Anda dapat mempelajari cara menenun di setiap rumah warga desa lokal Desa Sukarara Lombok. Hal tersebut tentu sangat menyenangkan, mengingat meski zaman telah berubah, warga lokal tetap menyambut pendatang yang hendak belajar tradisi mereka dengan ramah tamah.

Eksotisnya Wisata Desa Sukarara lombok

tenun Lombok

Kain tenun Lombok

Selain kegiatan tersebut Anda juga dapat menikmati berbagai makanan khas buatan penduduk lokal Desa Sukarara, yang memang disajikan untuk setiap pengunjung sebagai bentuk keramah – tamahan warga desa. Sifat tradisional penduduk lokal yang diberikan kepada Anda, akan membuat Anda ingin menikmati suasana desa lebih lama lagi. ketika belajar menenun sekalipun, Anda diperbolehkan membawa salah satu kerajinan buatan Anda sendiri. Sebagai bentuk tanda terima kasih warga sekitar karena telah berkenan mengunjungi Desa Sukarara Lombok. Harga tenunan tersebut bervariasi dari yang berharga 30 ribu rupiah berupa selendang hingga yang berbentuk seperti songket dengan harga hingga jutaan rupiah.

Lestarinya alam disekitar lokasi desa wisata Desa Sukarara Lombok, dapat menyejukkan rasa panas Anda setelah berlama – lama bekerja setiap harinya. Tempat yang tepat untuk liburan menyaksikan keindahan alam disini bersama warga Desa Sukarara, dapat Anda jadikan sebagai pengalaman berkesan bersama keluarga, kerabat ataupun orang yang special Anda. Terlebih lagi, wisata di Lombok ini tidak hanya menawarkan desa wisata saja, namun juga sebagai pusat belajar Anda selama berwisata.

Demikian ulasan mengenai Menjelajah Desa Sukarara sebagai Desa Wisata di Lombok, semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan Anda menganai Tempat wisata di Lombok. Selamat Berlibur. 🙂