Tempat Wisata di Lombok yang Menarik

Siapa bilang Pulau Lombok hanya menawarkan keindahan wisata alamnya saja? Sesungguhnya, pulau ini menyimpan sejuta kisah sejarah yang menarik untuk dikunjungi dan digali lebih dalam. Apabila Anda ingin mengunjungi tempat wisata di Lombok yang menarik untuk belajar budaya, berikut destinasi yang wajib Anda kunjungi.

Tempat Wisata di Lombok Yang Menarik untuk Belajar Budaya Lokal

Setiap lokasi di nusantara menyimpan kearifan budaya lokal, termasuk Pulau Lombok. Ini dia beberapa rekomendasi tempat wisata di Lombok yang menarik dengan budaya lokal yang wajib dikunjungi.

1. Desa Sade

Desa sade lombok

Desa sade lombok

Apabila ingin belajar budaya masyarakat Sasak yang asli, maka berkunjunglah ke Desa Sade. Terletak di Rembitan, Lombok Tengah, setiba di lokasi Anda akan disambut bangunan rumah adat asli yang dibangun dari atas jerami, dinding anyaman bambu, dan lantai tanah liat.

Masyarakat Sasak Sade sendiri yang mengelola desa wisata ini. Anda akan diajak berkeliling untuk menengok bangunan adat hingga menengok ruangan di dalamnya. Selain itu, Anda juga bisa menyaksikan rutinitas warga perempuan yaitu menenun.

Jika beruntung, Anda juga bisa menyaksikan langsung saat warga mengepel lantai dengan kotoran kerbau. Jangan khawatir! Karena lantai tidak akan bau, tapi kotoran ini justru berfungsi menghangatkan ruangan dan mengusir nyamuk.

2. Desa Sukarara

tempat wisata di lombok yang menarik

Desa Sukarara Lombok

Tidak lengkap rasanya jika pulang dari Lombok tidak membawa oleh-oleh kain tenun songket. Nah, Anda bisa mampir ke Desa Sukarara untuk belajar dan membeli kain tenun asli.

Sepanjang perjalanan berkeliling desa, Anda pasti akan melihat banyak sekali wanita yang tengah menenun. Ya, ini karena menenun adalah keterampilan yang wajib dimiliki setiap wanita sebelum menikah.

Seluruh kain dibuat dengan mesin tradisional dan pewarna alami. Anda bisa memilih berbagai macam motif mulai dari yang polos hingga bermotif warna-warni. Harganya pun bervariasi tergantung kualitas tenunan.

3. Tradisi Bau Nyale

Cobalah berkunjung ke wilayah pantai di Lombok Timur atau Lombok Tengah.Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan langsung tradisi suku Sasak asli yaitu Bau Nyale.

Tradisi Bau Nyale merupakan kegiatan menangkap nyale atau cacing laut di antara batu karang .Berdasarkan kisah, tradisi ini dihubungkan dengan cerita tentang Putri Mandalika yang cantik yang menjelma menjadi nyale untuk menghindari peperangan akibat perebutan dirinya.

Biasanya, tradisi ini berlangsung di bulan Februari dan Maret. Kegiatan ini dimulai sejak subuh ketika nyale-nyale sedang keluar ke permukaan laut.

Tempat Wisata di Lombok yang Menarik untuk Belajar Budaya Islam

Pulau Lombok dikenal sebagai pulau seribu masjid. Ketika Anda berkunjung ke sini, maka Anda akan dengan mudah menemukan masjid-masjid dengan berbagai ukuran dan arsitektur yang indah. Nah, bagi Anda yang tertarik mempelajari bagaimana agama Islam bisa sampai ke Pulau Lombok, cobalah mampir ke tempat-tempat berikut.

1. Masjid Bayan Beleq

Masjid ini merupakan masjid pertama sekaligus tertua di Pulau Lombok yang terletak di wilayah Lombok Utara. Situs bersejarah ini diperkirakan berumur ratusan tahun sehingga dilindungi oleh pemerintah setempat.

Masjid ini memiliki desain bangunan seperti rumah adat Bayan yang terbuat dari jerami dan anyaman bambu. Di dalam bangunan terdapat begud kayu dan beleq atau makam besar tempat bersemayamnya Gaus Abdul Razak, penyebar Islam pertama di pulau ini.

Di sekeliling masjid, Anda juga akan menemukan beberapa makam lain. Di atas nisannya, Anda bisa menemukan nama-nama para kyai penyebar Islam di wilayah tersebut.

2. Masjid Kuno Pujut

Tidak jauh berbeda dengan Masjid Bayan, Masjid Pujut juga memiliki arsitektur bangunan yang dibangun dari anyaman bambu dan jerami.Konon, masjid ini didirikan pada tahun 1578 M oleh pemerintahan Maraje Olem.Masjid tua ini dulu dijadikan sebagai tempat belajar agama Islam.

Di utara Gunung Pujut, Anda akan menemukan makam Maraje Olem. Di sekeliling makam ditanami dengan pohon kamboja untuk menandakan bahwa beliau telah memeluk agama Islam.

3. Islamic Center Mataram

Setelah diresmikan pada tahun 2013, Islamic Center langsung menjadi daya tarik bagi siapa saja yang ingin memperdalam wisata religi. Anda akan dibuat terpukau dengan bangunannya yang megah, menggabungkan karakteristik bangunan khas Lombok dan Sumbawa.

Bangunan ini difungsikan sebagai destinasi wisata religi, pusat kebudayaan, pasar seni, maupun kegiatan lainnya. Selain itu, Anda juga bisa puas melihat kota Mataram dari atas menara setinggi 99 meter yang melambangkan 99 nama Allah atau Asmaul Husna.

Jadi, wisata manakah yang sudah Anda kunjungi? Jika belum, pastikan menambahkan semuanya ke dalam daftar liburan Anda berikutnya!