Desa Sade di Pulau Lombok Salah Satu Wisata Tradisional yang Sangat Jauh Dari Kata Modern

Desa Sade di Pulau Lombok – Ketika membicarakan Pulau Lombok dengan berbagai macam tempat wisatanya maka tidak akan ada habisnya, karena Pulau Lombok memang sangat kaya akan tempat wisata baik dari pantai, pegunungan, maupun tempat wisata bersejarah lainnya.

Salah satu tempat wisata yang menarik dan unik, serta memegang erat kebudayaan khas dari Pulau Lombok yaitu Desa Sade di Pulau Lombok.

Keunikan yang berada di Desa Sade merupakan salah satu desa dengan penduduk asli Pulau Lombok yaitu Suku Sasak, Desa yang menyimpan adat istiadat dan kebudayaan suku asli dari Pulau Lombok sering dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Dikenal dengan desa yang unik karena memiliki tradisi dan kebiasaan unik masyarakat yang tinggal di lingkungan desa tersebut sangatlah melekat dengan kebiasaan tradisionalnya.

Desa Sade di Pulau Lombok terletak berada di Desa Rambita, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Dengan keberadaan yang tidak jauh dari Bandara Internasional Lombok ini, banyak wisatawan menjadikan Desa Sade tujuan utama saat berwisata di Pulau Lombok, karena hanya sekitar 30 menit Anda sudah dapat sampai di desa ini.

Yang menarik dari desa ini yaitu Suku Sasak sangat berpegang teguh terhadap adat istiadat dan bangunan rumah yang masih kuno ini, meskipun kemajuan teknologi di sekitar rumah penduduk telah maju seperti jalan beraspal yang mulus.

desa sade di pulau lombok

Desa Sade Lombok

Bangunan rumah yang berada di Desa Sade masih sangat tradisional dan unik, yaitu dengan atap yang masih terbuat dari ijuk dan temboknya menggunakan anyaman bambu.

Dengan alas masih memanfaatkan tanah dan tidak berkeramik sehingga membuat suasana pedesaan asli khas Pulau Lombok.

Jika Anda ingin mengetahui keunikan dan juga tradisi khas dari Desa Sade di Pulau Lombok di bawah ini terdapat beberapa keunikannya. Selain memiliki keunikan bangunan Bale Tani yang merupakan rumah khas Suku Sasak,

Ini Keunikan Desa Sade di Pulau Lombok yang Menarik Banyak Wisatawan

1. Terdapat sekitar 150 rumah Bale Tani yang berada di Desa Sade, rumah tersebut dihuni sekitar 400 orang. Rata-rata penghuni Desa Sade masih memiliki hubungan darah antara satu orang dengan beberapa orang lainnya.

2. Sebagian warga Suku Sasak menganut agama Islam.

3. Rumah Bale Tani hanya memiliki 2 ruangan yaitu ruang pertama berada di dalam yang digunakan sebagai tempat tidur wanita dan juga digunakan sebagai dapur, sedangkan ruang kedua berada di bagian luar dan diperuntukkan untuk anggota keluarga yang lainnya.

Artikel menarik lainnya: Paket Wisata Lombok 4 hari 3 Malam Siap Menemani Liburan Seru Anda di Lombok

4. Sebagai warga Desa Sade umumnya bermata pencaharian sebagai petani serta membuat kain tenun khas dari Pulau Lombok. Kain tenun ini dikenal nyaman, lembut dan memiliki motif yang unik.

5. Untuk membersihkan rumah Bale Tani dengan menggunakan kotoran kerbau dengan tujuan agar tampak mengkilat, licin, dan terlindungi dari gangguan serangga.

Ketika Anda mengunjungi Desa Sade maka akan disambut masyarakat asli Suku Sasak dengan ramah, dan tidak ketinggal hewan peliharaan mereka seperti anjing juga akan sering Anda lihat berkeliaran dan dibiarkan saja di sekitar desa.

Kemudian, saat Anda mengelilingi Desa Sade juga dapat memasuki rumah khas desa tersebut, untuk mengenal lebih banyak kekhasan desa tersebut Anda dapat bertanya kepada seorang pemandu untuk mengelilingi desa.

Kotoran kerbau yang dibiarkan begitu saja di sepanjang jalan membuat aroma khas desa tersebut membuat Anda dapat merasakannya menjadi penghuni rumah Bale Tani tersebut.