Pesona Adat Suku Sasak Lombok

Pesona Lombok sepertinya tidak pernah redup. Selain mempunyai pantainya yang unik dan berbeda dari tempat yang lain, penduduknya pun terdiri dari beragam suku, salah satunya adalah Suku Sasak Lombok. Suku Sasak ini dikenal sebagai suku etnis terbesar yang tinggal di Pulau Lombok dan dikenal sebagai suku asli Lombok yang telah mendiami Pulau Lombok selama berabad-abad yang lalu. Masyarakat berpendapat bahwa Suku Sasak berasal dari pencampuran penduduk asli Lombok dengan warga pendatang dari Jawa Tengah yang biasa dipanggil dengan sebutan Mataram.

Pesona Adat Suku Sasak Lombok

Wisata Suku Sasak Lombok

Sasak Lombok

Lombok sebenarnya berasal dari sebuah kata, yaitu “lomboq” yang dalam bahasa kawi berarti lurus atau jujur, sedangkan kata “mirah” mempunyai arti permata dan kata “adi” berarti baik atau yang baik. Maka kata “lombok mirah sasak adi”  mempunyai arti kejujuran merupakan permata kenyataan yang baik. Masyarakat dari Suku Sasak adalah salah satu masyarakat yang masih berpegang teguh terhadap tradisi dan mempertahankan kebudayaan mereka hingga saat ini. Saat ini Suku Sasak Lombok bukan cuma sebuah kelompok masyarakat tetapi juga salah satu etnis yang melambangkan betapa kayanya tradisi yang dimiliki Indonesia.

Seperti kebanyakan suku lain yang ada di Indonesia, Suku Sasak Lombok juga mempunyai adat dan tradisi yang khas. Adat dan tradisi yang sangat terkenal adalah tradisi kawin culik dan tradisi preseran. Tradisi ini memang hanya dimiliki oleh Suku Sasak Lombok. Masing-masing adat Suku Sasak ini mempunyai arti dan makna yang berbeda. Dengan mengguanakan alat musik dan bahan-bahan tradisional yang ada di Lombok membuat tradisi tersebut semakin berbeda dengan tradisi di tempat lain ataupun suku lain yang ada di Indonesia.

Tradisi Kawin Culik

Tradisi ini dilakukan sebelum melaksanakan acara akad nikah. Sebelum dilaksanakannya penculikan, perjanjian antara calon istri dan calon suami dilaksanakan dan harus dirahasiakan. Tradisi ini dilakukan dengan cara sang calon mempelai pria menculik calon mempelai wanita dengan aturan yang sudah disepakati melalui lembaga adat. Penculikan ini dilakukan saat siang hari yang diharapkan akan tidak terjadinya pertengkaran dengan laki-laki lain yang menginginkan sang calon istri juga. Penculikan ini juga ada sangsi jika sampai terjadi keributan diluar adat Suku Sasak Lombok.

Tradisi Presean

Tradisi ini dilakukan untuk menguji kejantanan pria Lombok. Sebelumnya tradisi ini dilakukan untuk meluapkan kegembiraan setelah berperang, namun saat ini sudah berkembang menjadi pertunjukan kesenian saat hari kebudayaan wilayah Lombok. Presean ini dilakukan dengan menggunakan batang rotan sebagai senjata dan ende sebagai tamengnya, dan melibatkan 2 orang pemuda. Permainan dilakukan selama 5 ronde yang masing-masing rondenya selama 3 menit. Pemain menggunakan kain khas Lombok di pinggang dan kepala. Ditemani dengan musik dari gendang, petuk, recek, gong dan suling khas Suku Sasak Lombok.

Demikian ulasan mengenai Pesona Adat Suku Sasak Lombok, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang adat Suku Sasak Lombok yang unik dan menarik ini.